Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Maaf, website masih dalam tahap perbaikan

DINKES GELAR PERTEMUAN PENYUSUNAN RENSTRA 2016-2021

Jumat, 29 Juli 2016

TENGGARONG- Rabu(13/7) bertempat di Hotel Grand Elty Tenggarong, Dinas Kesehatan Kukar menggelar pertemuan lintas Stakeholder guna membahas penyusunan Rencana Strategis (Renstra) dinkes 2016-2021, dengan melibatkan lintas SKPD, Tokoh Masyarakat, Akademisi dan LSM dan Puskesmas  agar mendapatkan masukan-masukan yang konstruktif, yang akan dimasukan di renstra, yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah(RPJMD) Kukar 2016-2021.

Pertemuan Penyusunan Renstra

“Penyusunan Renstra harus melibatkan pihak luar Dinkes, yang berkompeten untuk melengkapi urusan yang ditangani selama ini, yang tidak lepas dari kebijakan yang diatur oleh Kementerian Kesehatan(Kemenkes) RI, kata Sekretaris Dinkes Kukar Sahat Mangasi di lokasi kegiatan. Iya menambahkan Renstra Dinkes juga harus sesuai dengan RPJMD Kukar 2016-2021.  Oleh karena itu pada momen ini Sahat berharap mendapatkan masukan dari berbagai pihak untuk penyempurnaan Renstra Dinkes Kukar. Beberapa masukan sudah diterima, seperti penanganan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang belum mempunyai Jaminan Kesehatan Nasional yang dikelola BPJS, persoalan lain yang merupakan saran dari Nara Sumber Akademisi agar supaya Dinkes lebih konsentrasi memberikan pelayan kesehatan ke masyarakat, bukan mengerjakan pembuatan gedung fasyankes yang sebaiknya dialihkan ke Dinas Cipta Karya sesuai dengan tupoksi masing-masing SKPD.

Selain membahas tentang rencana strategis lima tahunan, pertemuan ini juga menyampaikan persoalan Transformasi Jamkesda Ke Jaminan Kesehatan Nasional yang disampaikan oleh  Lely, Kepala Kantor BPJS Kutai Kartanegara. Ia menyampaikan bahwa sejak Tanggal 1 Juli 2016, Kartu Jamkesda Kukar sudah tidak diberlakukan lagi dan seluruh Penduduk Kutai Kartanegara diberikan hak untuk sebagai Penerima Bantuan Iuran sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional program Kartu Indonesia Sehat. Untuk mendapatkan kartu jaminan ini maka pendaftaran dilakukan secara kolektif melalui kepala desa atau Lurah masing-masing wilayah. Apabila ada yang belum jelas tentang mekanisme ini maka pihaknya membuka jalur komunikasi melalui Call Center BPJS, imbuhnya.

Masih menurut Sahat, dari penyusunan renstra ini, akan terseleksi mana kegiatan yang menjadi prioritas mana yang bukan prioritas, mana program kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan , mana yang bukan kebutuhan atau keinginan saja, inovasi kegiatan yang akan dilaksanakan dikemudian hari juga menjadi pertimbangan tersendiri untuk diusunkan dalam Renstra. 

Sementara itu Guru Besar Unikarta Prof Iskandar menilai, idealnya Dinkes kukar tidak membangun gedung puskesmas atau geduang lainnya untuk penunjang pelayanan kesehatan, karena ini bersifat teknis bangunan, jadi yang lebih tepat membangun adalah Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang(DCKTR), sesuai denga tugas pokok dan fungsinya(Tupoksi).

“Kan Tupoksi Dinkes adalah menyelenggarakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, buat bangunan puskesmas, RS maupun laboratorium kesehatan ini tupoksinya DCKTR, “ kata Iskandar.

Iskandar juga menyinggung perubahan status puskesmas menjadi Badan Layanan Umum Daerah(BLUD), yang terorientasi hanya mencari pendanaan diluar pemerintah dengan sebanyak-banyaknya, mengesampingkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat miskin, ini harus diluruskan pelayanan kesehatan kepada masyarakat miskin harus tetap diberikan pemkab Kukar khususnya dinkes kukar.

 “BLUD Puskesmas harus meniru Pertamina, untuk rakyat miskin dapat bensin subsidi jenis premium, orang kaya memakai bensin non subsidi jenis Pertamax, kalau orang miskin berobat harus tetap dapat subsidi, jika orang kaya yang berobat dikenakan tarif normal, tidak semua orang miskin di Kukar mendapatkan Kartu Indonesia Sehat(KIS) yang mendapatkan asuransi kesehatan dari pemerintah, “ tegasnya. (Ry/Waa).

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: date() [function.date]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Asia/Krasnoyarsk' for 'WIB/7.0/no DST' instead

Filename: helpers/codec_helper.php

Line Number: 721

STATISTIK

Online: 47
Hari ini: 6
Total: 3365

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: strtotime() [function.strtotime]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Asia/Krasnoyarsk' for 'WIB/7.0/no DST' instead

Filename: helpers/general_helper.php

Line Number: 162

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: date() [function.date]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Asia/Krasnoyarsk' for 'WIB/7.0/no DST' instead

Filename: helpers/general_helper.php

Line Number: 162